| DOWNLOAD Gratis | Brosur Kelas Karyawan Gabungan Seluruh Wilayah Indonesia ☆ PDF (11,2 MB)☆ zip (8,8 MB) ☆ jpg (36,2 MB) | Brosur Kelas Karyawan JABODETABEK ☆ PDF (5,5 MB)☆ zip (4,4 MB) ☆ jpg (13,2 MB) | Brosur Kelas Karyawan DIY,JATENG,JATIM & BALI ☆ PDF (4,4 MB)☆ zip (3,5 MB) ☆ jpg (14,5 MB) | Brosur Kelas Karyawan JAWA BARAT ☆ PDF (2,8 MB)☆ zip (2,2 MB) ☆ jpg (7,1 MB) | Brosur Kelas Karyawan SULAWESI ☆ PDF (1,9 MB)☆ zip (1,5 MB) ☆ jpg (5,6 MB) | Brosur Kelas Karyawan SUMATERA & BATAM ☆ PDF (2,2 MB)☆ zip (1,7 MB) ☆ jpg (6,5 MB) | Brosur Reguler Pagi ☆ PDF (4,1 Mb)☆ zip (8,4 Mb) | Kalender 2023 ☆ jpg (2,1 Mb)☆ PDF (400 kb) | "TEROBOSAN BARU" STRATEGI MENINGKATKAN Pendapatan PTS, Sumber Daya dan Kualitas Pendidikannya ☆ PDF(6 Mb)☆ jpg(16 Mb) |
|
|
|  |
Kelas Karyawan ~ S1, D3, S2 |
Status Mhs, Status Tamatan, Ijazah, Gelar
| ◇ | Tamatan dan mhs Kelas Karyawan (Hybrid) demikian juga Program Kelas Reguler memperoleh Gelar, Ijazah, Status, serta Hak yang sama. | | ◇ | Tamatan P2K mempunyai gelar disesuaikan dng jenjang studi serta prodi/bidang ilmunya, dan mendapatkan hak menggunakan gelarnya dan mempunyai hak utk meningkatkan kuliah formal ke jenjang yang lebih tinggi. | | ◇ | Ijazah dan Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Kelas Karyawan (Hybrid) serta Program Kelas Reguler yaitu SAMA. Serta dalam Ijazah demikian juga Transkrip tsb, tidak tertulis apakah Tamatan P2K ataukah Tamatan Perkuliahan Reguler. Karena P2K yaitu Program Kelas Reguler dng jadwal perkuliahan dan peserta kelas/pelajaran yang berbeda. |
Sistem Studi
| ◇ | Kompetensi dasar tamatan Program S1, D3 dan S2 Kelas Karyawan (Hybrid) yaitu memperoleh bobot / mutu dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis demikian juga moral; bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu serta pengetahuan terus menerus maju serta berkembang; sanggup menelusuri dan mengisap informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa terus menerus belajar. | | ◇ | Tamatan Kelas Karyawan (Hybrid) juga dibekali dng ilmu, etika akademik dan profesi, keahlian serta kepandaian utk mengelola tim/organisasi secara lengkap pada bidang yang sesuai bidang ilmunya; keahlian bekerjasama dalam tim, keahlian memahami pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu berdasarkan bidang ilmunya, juga dibekali dng keahlian utk mendayagunakan teknologi informasi serta komunikasi utk kebutuhannya. | | ◇ | Mhs kelas karyawan (hybrid) yang mendapatkan pekerjaan dengan sistem shift, bisa tetap mengikuti proses perkuliahan dgn baik. Hal terkait disebabkan sistem studi diselenggarakan secara kompeten dng menggabungkan Program Kelas Karyawan (Hybrid) dan Program Kelas Reguler, oleh sebab itu bagi mhs yang bekerja dengan sistem shift dapat mengikuti studi di program lainnya dgn tata cara tertentu. | | ◇ | Tamatan Program Kelas Karyawan (Hybrid) mendapatkan keahlian profesional dan cara pandang yang lengkap; mempunyai keahlian penguasaan teori yang kuat juga aplikasinya; sanggup meningkatkan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; bisa mempertinggi sikap mental kompeten yang berorientasi pd pemecahan problem mengacu alur berpikir-sistem; dan memperoleh keahlian melakukan beragam penelitian dasar demikian juga terapan. | | ◇ | Sistem studinya diselenggarakan secara kompeten dan pantas utk karyawan yang sibuk dengan kerjanya demikian juga bagi yang belum bekerja. Di samping kuliah tatap muka, juga mendayagunakan bermacam-macam metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dgn bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yang terarah, terprogram serta terjadwal agar mhs bisa menuntaskan kuliah tepat pada waktunya (sebagaimana masa studinya). | | ◇ | Dng melalui tata cara tertentu, sekiranya mhs kelas karyawan (hybrid) yang sudah berkarir mendapat giliran lembur atau kerja dengan sistem shift atau giliran kerja ke luar kota/negeri, mhs tsb dibolehkan tidak ikut serta di kelas/pelajaran utk beberapa pertemuan. | | ◇ | Kurikulumnya mengacu Sistem Kredit Semester, serta bobot / mutu kurikulumnya dirancang sedemikian rupa mengacu thd kurikulum nasional (kurikulum inti), demikian juga mengacu perkembangan pengetahuan, teknologi, serta seni, dan kepentingan terhadap studi utk meningkatkan ke jenjang kuliah formal yang lebih tinggi dan profesionalitas dunia karier. | | ◇ | Tamatan Program S1, D3 dan S2 Kelas Karyawan (Hybrid) juga bisa aktif berperan-serta pada kelompok kerja; sanggup berkomunikasi dgn para pakar pada rumpun keilmuan yang tidak sama dan mendayagunakan bantuan mereka; bisa mendayagunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; sanggup memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta berdasarkan bidang kepandaiannya, bisa mengikuti perkembangan baru pada bidang ilmunya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti prodi di tingkat lebih lanjut. | | ◇ | Tamatan Program S1, D3 dan S2 Kelas Karyawan (Hybrid) ditargetkan utk menjadi Sarjana (S1), Ahli Madya (D3) atau Magister/Master (S2) berdasarkan prodinya, yang bisa mempertinggi identitas dirinya dng pembekalan ilmu, teknologi, dan seni, agar sanggup menuntaskan permasalahan juga meningkatkan ilmu serta pengetahuannya. | | ◇ | Kompetensi tamatannya dalam hal menangani tiap problem, bisa mengungkap struktur dan inti permasalahan dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan penanganan jalan keluarnya; mengetahui serta dapat mendayagunakan kegunaan teknologi informasi; bisa mendayagunakan ilmu; cakap dan terampil disesuaikan dng bidang ilmunya; dapat menuntaskan problem secara logika, mendayagunakan data/informasi yang disediakan; bisa menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; sanggup mandiri dalam berkarir serta berupaya. | | ◇ | Mhs kelas karyawan (hybrid) yang tidak lulus suatu matakuliah, bisa mengulang di semester atau tahun berikutnya tanpa ditarik biaya tambahan. |
Beban Kredit & Masa Kuliah Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa Program Reguler maupun P2K / PKK (perkuliahan karyawan, kelas karyawan/pegawai, kuliah sabtu minggu plus) dan PKSM (kelas sore/malam, kelas paralel) serta program ekstensi mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
| | Untuk | Beban Studi (SKS yang ditempuh) | Masa Studi | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 144 - 152 sks | 8 semester | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke D-III | Beban Studi = 110 - 114 sks | 6 semester | Lulusan S-1, sederajat melanjutkan ke S-2 | Beban Studi = 54 - 72 sks | 3 - 4 semester | Lulusan D3, Politeknik, Akademi, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 40 - 46 sks (Bila tidak sebidang ilmu ada tambahan 2 - 21 sks) | 3 semester | Lulusan D2, S1, D1, Pindahan melanjutkan ke S1 | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks | Lulusan D1, D2, Pindahan melanjutkan ke D3 (D-III) | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks |
Menaikkan PendapatanMhs (peserta studi) Kelas Karyawan (Hybrid) yaitu person yang sudah kerja demikian juga person yang belum bekerja.
Para mhs ini terus menerus menyatukan diri dan saling membantu menuntaskan permasalahan masing-masing. Baik permasalahan dalam hal kerja, akademik, dana (keuangan), demikian juga permasalahan lainnya. Demikian juga dgn tamatannya, mendapatkan ikatan yang kuat utk saling membantu sesama tamatannya.
Selama ini mhs yang sudah berkarir, terus menerus bisa mempertinggi karir serta penghasilannya selama studi. Mereka mempunyai pengembangan karir serta pengembangan penghasilan dari sesama mhsnya.
Kendatipun demikian sebetulnya mhs yang belum kerja, akan mendapat pekerjaan dari sesama mhsnya demikian juga tamatannya, utamanya sesama mhs yang sudah bekerja (sbg enterpreneur, manajer, pegawai, staf, Polri, dll-nya).
Penyelesaian Terbaik
Jadi, bagi masyarakat yang sudah bekerja dan relatif kesulitan dalam meningkatkan karir dan meningkatkan penghasilan. Maka mengikuti P2K (Hybrid) / Kelas Karyawan (Hybrid) ini yaitu penyelesaian jitu utk mempertinggi diri. Yaitu meningkatkan kuliah formalnya beserta mempertinggi pengalaman, karir, dan penghasilan.
Bagi masyarakat yang belum berkarir dan relatif kesulitan dalam hal mendapat pekerjaan. Maka mengikuti P2K (Hybrid) / Kelas Karyawan (Hybrid) ini yaitu penyelesaian jitu utk mempunyai kerja. Yaitu mempertinggi pengalaman melalui mereka (sesama mhsnya) yang sudah kerja, dan akhirnya mendapat pekerjaan dari sesama mhsnya demikian juga dari tamatan atau pihak lainnya. beserta meningkatkan kuliah formalnya ke jenjang yang lebih tinggi (Sarjana atau Diploma Tiga (D-III) atau S2 (Pascasarjana/Magister)) di institusi perguruan tinggi tersebut. |
| |
|